I Feel Thankful

Bukan orang yang pandai merangkai kata, namun tetap mencoba untuk bercerita menggunakanya.

Kalau suatu saat kamu membaca ini, saya ucapkan heyy untukmu.

Artikel pertama ini saya buat untukmu,

Tak sering hidup memberi kejutan dalam hari-hari yang saya lewati, semua terasa hambar tak berarti, memang waktu terus bergerak melewati, namun tidak layak dikenang dan tidak berarti. Pikiran saya setiap hari hanya terus menghitung hari tanpa berusaha menikmati.

Saya memang bukan orang yang istimewa, tapi memang Tuhan Maha Baik, saya diberi kesempatan untuk mengenalmu, dan itu hal yang paling saya syukuri selama beberapa tahun terakhir.

Saya tau kita tidak banyak bercerita, namun ketika kita bercerita, saya bersyukur. Sore hari adalah waktu yang saya tunggu untuk mendengar sekilas tentang harimu. Iya, saya sangat senang mendengar ceritamu sore itu, saya senang mendengar hal-hal kecil yang kamu lewati hari itu, mungkin bagimu itu hanya sebatas, cerita kemacetan Jakarta, atau lelahnya berjalan kaki di Ragunan, tapi saya senang mendengar ceritamu, melihat caramu memandang dunia. Saya suka mendengar ulasan tentang film yang baru saja kamu lihat, tentang hewan peliharaanmu yang sering tertidur, atau tentang bagaimana kamu suka mencubit anak kecil di tempat umum. Saya suka hal-hal kecil yang kamu ceritakan kepada saya, dan saya merasa sangat bersyukur dapat mendengarnya.

Saya tau kita tidak banyak bercerita, namun ada alasan dibalik semua itu. Saya senang melihat kesibukanmu, dan saya mengerti tentang itu, saya mengerti kamu mempunyai banyak mimpi yang harus kamu capai, dan saya tidak mau menjadi penghalang mencapai semua itu, ketika kamu menyempatkan beberapa menit untuk membalas pesan yang saya kirimkan, itu lebih dari apa yang saya harapkan, saya sangat bersyukur akan semua itu.

Karenamu, saya ingin menjadi seseorang yang lebih baik, bukan karena saya menyukaimu saja, tapi saya memang belum pernah bertemu orang seperti kamu, saya tidak menyangka orang yang sangat rendah hati dan baik sepertimu ada jika memang saya diberi satu kesempatan untuk bertanya akan segala hal kepada semua orang yang ada di dunia, maka saya akan bertanya kepada Mama-mu, saya akan bertanya bagaimana Mama-mu mendidik dan mengajarkanmu sehingga seseorang bisa sebaik ini.

Melihat dirimu yang saya rasa sangat kontras dengan diri saya, saya sedikit malu ketika hanya berbicara denganmu, karena itu, dan karenamu, saya sedikit-sedikit berusaha memperbaiki sifat-sifatku ini. Kalau kata mereka bahwa kita tidak dapat merubah seseorang, saya dapat dengan mudah menyangkal semua itu, dan itu tidak benar, mungkin memang mereka tidak mau berubah, atau mungkin karena mereka tidak memiliki kesempatan untuk bertemu denganmu, dan saya bersyukur bertemu denganmu.

Saya ingat sebuah percakapan denganmu pada suatu malam, saya lupa tanggal berapa, tapi saya imgar pesanya ketika saya mengirim sebuah puisi untukmu.

"Thank you for the beautiful poem! I don't even know why I deserve it"

Saya jawab,

"Heyy [her name], you deserve every poems in the world"

Yang saya pelajari dari semua ini,

Akan ada puluhan atau bahkan ratusan orang yang membuatmu tidak bersyukur dan memandang dunia sebagai sesuatu yang kejam, namun kamu hanya butuh satu orang  menyadari bahwa masih banyak yang harus disyukuri di dunia

Dan sekali lagi saya katakan,

Karenamu saya bersyukur, terima kasih!







0 komentar:

Posting Komentar

My Instagram